Menghijaukan Bondowoso dengan Diamond Rever

–Disampaikan Pada Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Pondok Pesantren, Tahun 2006–
Beberapa tahun terakhir ini penurunan kualitas lingkungan semakin dapat dirasakan. Banjir di musim hujan, kekeringan pada saat kemarau, udara yang semakin kotor, adalah beberapa gejalanya. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas lingkungan adalah dengan menggiatkan kegiatan penanaman. Pepohonan dapat memberikan banyak kontribusi bagi terciptanya lingkungan yang lebih baik. Akar tanaman dapat menahan air sehingga tanah dapat menyimpan banyak air, akar tanaman juga mencegah terkikisnya lapisan tanah, sementar daun-daun dapat berfungsi menyaring pencemar udara.

Karena itulah, dilakukan kegiatan penanaman dan telah banyak dirasakan manfaatnya. Namun masih ada hal yang dirasa kurang, yaitu jenis tanaman yang ditanam dipandang belum dapat memberikan keuntungan ekonomis yang optimal.
Untuk itulah pada tahun 2006 ini mulai dicari jenis tanaman yang memiliki prospek ekonomi lebih baik. Salah satu tanaman yang dikembangkan adalah lengkeng. Tajuk tanaman lengkeng yang rimbun cukup memenuhi syarat sebagai penyaring pencemar udara serta sebagai peneduh, sementara akarnya dapat menahan lapisan tanah dari gerusan air hujan.

Jenis lengkeng yang telah banyak dikenal selama ini, umumnya dapat tumbuh dan berbuah dengan baik di daerah dataran tinggi. Namun belakangan ini mulai dikenal beberapa jenis lengkeng yang dapat tumbuh bahkan berbuah dengan lebat di dataran rendah, salah satunya adalah Diamod Rever.

Mengapa Diamond Rever ?

Diamond Rever pertamakali dikembangkan di Cina, namun saat ini telah banyak ditanam pekebun di Thailand, Malaysia dan Vietnam bahkan sampai ke Puerto Rico, Florida dan Hawaii. Keistimewaan Jenis ini adalah :

– Tajuknya kompak dan rimbun dan sosoknya cenderung melebar ke samping daripada ke atas. cocok untuk tanaman.
– Daging buahnya relatif tebal dan berair saat dikupas.
– Cepat berbuah, bisa mulai berbuah pada umur 8-12 bulan
– Pertumbuhan Diamond River sangat cepat setelah berumur 1 tahun.
– Harga tinggi, prospek ekonomi baik di.

Syarat Hidup Lengkeng

Faktor yang berpengaruh pada lengkeng adalah ketinggian tempat tumbuh dari permukaan laut. Selama ini diketahui lengkeng hanya dapat hidup dan berbuah di daerah dataran tinggi. Hal ini berkaitan dengan kondisi suhu ideal bagi pertumbuhannya, yaitu 20-33 o C pada siang hari dan 15 – 22 o C pada malam hari.

Beberapa dasawarsa terakhir, para pemulia tanaman mampu menghasilkan babarapa jenis lengkeng yang dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah yang bersuhu panas.

Kelembaban udara ideal bagi pertumbuhan lengkeng adalah 65-90 % dan curah hujan 2500-4000 mm/tahun. Tanaman lengkeng dapat hidup di hampir berbagai jenis tanah, namun yang terbaik adalah lempung berpasir dan mengandung kapur, atau pada jenis tanah andosol. Jenis tanah latosol juga cocok bagi tanaman lengkeng. Namun pada dasarnya membutuhkan tanah yang subur dan banyak mangandung zat organik, bersifat porous, keasaman 5,5 – 6,5 serta memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Cara Tanam dan Perawatan
1. Penyiapan lahan
Dibuat lubang 60 x 60 x 60 cm s/d 80 x 80 x 80 cm. Lubang diangin-anginkan selama 1 minggu (bila drainase baik) dan apabila drainase kurang baik 2-3 minggu. Disiapkan media, tanah gembur ; pupuk kandang yang cukup masak ; pasir dengan perbandingan 1: 2 : 1.

2. Penanaman
Bibit berupa hasil sambungan susuan dan sambungan pucuk sebaiknya ditanam dalam pot sampai dengan umur 1 tahun baru dipindah ke lapangan. Cara pananaman bibit sebagai berikut: Polybag bibit digores dengan silet tajam, keluarkan bibit dan tanahmya, bila tanah terlalu gembur diberi sedikit tekanan, bila tanah terlalu keras medianya sedikit digaruk / digemburkan. Letakkan pada lubang dan timbun dengan media yang telah disiapkan. Perhatikan agar sambungan bibit tidak tertutup tanah.

3.Pemupukan
– Setiap 2 bulan sekali tanaman dipupuk dengan 2 kg pupuk kandang
– Setiap minggu diberikan pupuk daun dengan dosis 5 g/L, bersamaan dengan pupuk daun diberikan pula insektisida dan fungisida 1-2 ml/L atau sesuai dosis yang tertera dalam kemasan
– Untuk pupuk daun digunakan CHAMPION yang berbeda antara fase pertumbuhan vegetatif dan generatif. Untuk pertumbuhan vegetatif NPK berimbang, sedangkan untuk pertumbuhan generatif P dan K tinggi.
– Pada umur 1-1,5 tahun dipupuk Instant Blue.
– Instant red digunakan pada tahap pembungaan
– Diamond rever sangat sensitif terhadap overdosis pupuk.

4. Pengairan
– Tanaman disiram 2 hari sekali
– Pengeringan selama 2 minggu dapat menyebabkan pembungaan pada tahap dewasa.

5. Pemangkasan
Banyak atau sedikitnya buah bergantung pada jumlah percabangan. Percabangan yang optimal dapat dibentuk melalui pemangkasan tanaman, sbb:
• Pemangkasan pertama dilakukan 2 bulan setelah bibit ditanam
• Pemangkasan mengikuti pola 1, 3, 9, 27 dst.
• Tanda tanaman siap dipangkas : daun menua dan batang berwarna kecoklatan
• Batang dipangkas 5-10 cm dari ujung pucuk, 2 cm di atas ruas batang terdekat
• Tinggi tanaman dipertahankan 2,5-3 untuk memudahkan perawatan dan pemanenan
• Tunas air dibuang, karena tanaman yang rimbun menyebabkan tingginya kelembaban sehingga mengundang hama.

6. Pembungaan
• Diamond rever mudah berbuah tanpa perlakuan khusus
• Pada tanaman muda, jika tidak mengganggu perkembangan vegetatif tanaman, bunga yang muncul dipelihara. Namun jika sebaliknya bunga digugurkan saja
• Agar bunga muncul serempak : 2 minggu setelah pemupukan terakhir semprotkan Nutrifarm atau Novelgro ke seluruh tajuk (1/4 cc / L) sebagai perekat gunakan APSA. Saat buah seukuran pentul korek : semprotkan pupuk daun (pemupukan versi Ir Hendrik, Singkawang)

7. Pemasangan Penyangga
Cabang lengkeng sangat getas sehingga harus dibuatkan sugang. Sugang dibuat pada saat tanaman berumur setahun, dan diperbaiki pada umur 2 tahun.
• Untuk tanaman berumur 1 tahun : dipasang 4 tonggak setinggi 2 m di sekeliling tanaman dengan jarak 80-100 cm ke batang. Pasang galang pada tonggak sebanyak 2 susun
• Sugang permanen dibuat pada umur 2 – 2,5 tahun : tinggi 4-5 m sebanyak 6-9 tonggak. Pasang galang 3 susun pada ketinggian 60, 90, 120 cm.

Prospek Agrobisnis Lengkeng

Bertanam lengkeng dataran rendah cukup menjanjikan. Pada tahun pertama panen berproduksi baru 5 kg namun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan pesat hingga mencapai 80 – 100 kg pada tahun keempat. Dengan harga jual Rp. 7.500 di tingkat pekebun, pada tahun ketiga produksi, keuntungan telah dapat dituai.

9 tanggapan untuk “Menghijaukan Bondowoso dengan Diamond Rever

  1. wah salut idenya, oh ya kalau boleh tahu penghijauan d river di bondowoso didaerah mana ya ?? soalnya saya pernah tinggal di bondowoso dan belum pernah dengar.

    tks

    Suka

  2. oh pantesan saya tidak tahu, saya keluar bondowoso awal 2006, ditahun 2005 sy sempat ajak dinas pertanian utk budidayakan jenis itoh, tapi belum dapat respon, oh iya untuk semple indukan jenis itoh ada beberapa pohon di bondowoso lho (kita beli awal 2005 lgsung dari demak).
    Jenis pingpong keliatannya perlu di galakkan juga mbak, karena stok buah di pasaran masih belum ada.
    jadi kangen ama bondowoso nih (sy 7 thn disana)

    salam
    http://ayoberkebun-hervin.blogspot.com/

    Suka

  3. Salam kenal,
    tertarik untuk mendapatkan bibit lengkeng tersebut, sebab saya cari-cari di seputaran Bondowoso sepertinya belum ada..
    Kalo ada saya ingin menanam di seputaran rumah dan belakang rumah saya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s