Klik gambar berikut untuk informasi lengkap, langkah praktis menyelamatkan bumi



Berapa biaya menyusun satu dokumen UKL-UPL? Pertanyaan tersebut sering ditanyakan pada saya baik secara langsung maupun melalui blog ini. Lebih-lebih pasca UU 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang membawa konsekuensi lebih salah satunya pada dunia usaha untuk turut berperan melastarikan lingkungan, salah satunya melalui AMDAL dan UKL-UPL.

Biasanya saya menjawab secara formal teoretis, bahwa besarnya biaya akan dipengaruhi beberapa hal:
– Jenis dan besar usaha (karena berhubungan dengan kerumitan UKL-UPLnya dan banyaknya sample yang harus diuji dai laboratorium)
-Lokasi usaha (apakah hanya berada dalam satu kabupaten/kota, atau lintas kab/kota) ini akan berpengaruh pada biaya rapat pengarahan dan koordinasinya

Nah…masih banyak yang bertanya-tanya dengan kisi-kisi di atas. Kira-kira berapa? Baiklah saya coba berikan beberapa harga UKL-UPL yang saya pernah ketahui. Tapi tetap dengan catatan, ini berlaku sangat kasuistik lho…
*UKL-UPL sebuah RS Klas B, sekitar 80 Jt termasuk pajak;
*UKL-UPL Tempat Pembuangan Akhir/sampah (relokasi), hampir mencapai 100 jt termasuk pajak;
*UKL-UPL Pemasangan kabel bawah laut, di atas 150 jt
*Biaya penyusunan AMDAL sekian ribu hektar kebun sawit di Kalimantan, mencapai 500 juta
dsb

Sebagai informasi, banyak konsultan menawarkan harga yang bervariasi untuk sebuah dokumen UKL-UPL. Jangan mudah tergoda iming-iming harga murah. Sebaiknya cari tahu kapasitas konsultannya dan bagaimana mutu pekerjaannya. Misalkan lihat dari kualifikasi tenaga ahli/personilnya. Tau lihat juga track pekerjaan yang pernah ditanganinya. Konsultan yang kualified, menurut pengalaman saya juga memiliki track pekerjaan-pekerjaan dengan customer yang juga bonafid. Deskripsi yang paling objektif, mungkin bisa dinilai dari proposal/penawarannya. Dari situ bisa dinilai kecakapan Konsultan merencanakan pekerjaan tsb, kualifikasi personilnya, rasional atau tidaknya tahapan kerja/schedulingnya termasuk pembiayaannya, dll. Itu berdasar pengalaman saya saja…