Sarapan Buah,Kenyangkah?

Sarapan Buah, Kenyang kah?

Itulah pertanyaan yang sering muncul dari kawan-kawan sejak saya menerapkan food combining sekitar 2 tahun lalu. Mengapa penganut food combing sarapan buah? Minimal makan buahnya buah sebelum menu utama?

Jadi begini …
Berdasarkan ritme alami tubuh, jam sarapan bersamaan waktunya dengan siklus buang (siklus buang pukul 04.00-12.00)*. Nah…, namanya saja siklus buang, Pada fase ini, energi akan lebih banyak yang dialokasikan tubuh untuk membuang sisa metabolisme serta tumpukan makanan pada usus besar. Maka dipilihlah buah sebagai sarapan. Karena buah mudah dicerna dan fruktosa dalam buah mampu menyediakan energi untuk tubuh. Jadi sederhanya, energi dapat, konsentrasi tubuh untuk melakukan pembuangan juga tak terganggu.

Mudah lapar? Memang iya! Pastilah, namanya juga makan makanan mudah cerna. Trus gimana dong? Ya, makan lagi,

gitu aja kok repot. Serius! Food combining menganjurkan makan buah secara repetitif. Hanya saja, perhatikan cara makannya. Makan pelan-pelan,pastikan makanan terkunyah dengan baik dan air ludah telah optimal menyaluti makanan, baru telan.

Yuk sarapan buah! image:thinkstock
Yuk sarapan buah!
image:thinkstock

Gak sakit perut, sarapan buah?
Banyak orang berpendapat, makan buah dalam keadaan perut kosong dapat menyebabkan iritasi pada saluran cerna.

Eitss…tunggu dulu, dalam food combining, ada aturannya kok memilih buah. Buah yang disarankan adalah buah manis, berserat dan berair, contohnya: pepaya, mangga, salah, apel. juga disarankan pilih yang matang, tapi tidak berlebihan matangnya. Saya pribadi prefer buah lokal, apalagi kalau pas dari kebun sendiri. Haiss….ini alasan dompet. Sebenarnya begini, buah lokal jarak tempuhnya jauh lebih pendek daripada buah impor, pastilah segala macam pestisida juga lebih sedikit. Jarak tempuh yang pendek juga berarti zat gizi dalam buah belum banyak berubah/rusak, so, lebih sehat! Kecintaan pada buah lokal juga menunjukkan sikap keberpihakan pata petani kita dan produk dalam negeri. Nasionalisme juga doong!

Catatan:
* 12.00-20.00 Siklus Cerna
20.00-04.00 Siklus Serap

6 tanggapan untuk “Sarapan Buah,Kenyangkah?

  1. Trima kasih atas info nya tentang FC, insya alloh sya akan mencobanyaa..
    Tapi ada sedikit yg mw sya tanyakan’ jika sya masih mengkoncumsi suplemen (Vit C dan multi vitamin) apaa ada pengaruh nya pda manfaat FC itu sendiri?!? Dan apakah harus dibarengi olah raga teratur disamping berFC?!? Secara sya sngat malah berolahraga’

    Suka

  2. Kalau soal supplemen sepengetahuan saya, biasanya teman2 FC er menggunakan jika perlu saja. Lagipula dengan pengaturan makan yg baik, semua unsur sudah tercukupi. Kalau soal olahraga memang hal penting juga untuk mendapatkan tubuh sehat. Olahraga sekadar saja 2 kali seminggu tak berlebihan plus pola makan yg bagus serta istirahat yg cukup, sudah bagus tuh buat tubuh slalu sehat.

    Suka

  3. Dear Mbak Ika,

    Jika saya mencoba FC untuk anak saya yang berusia 7 tahun apakah bisa dan tidak akan mengganggu pertumbuhannya? misal pagi minum jeniper untuk proses detoksnya?

    Terima kasih Mbak Ika 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s