Rendahnya Kesadaran Penaatan Izin Lingkungan

Kemarin saya mendapat kesempatan untuk sharing sedikit tentang Undang-Undang Perlindungan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (UUPLH) Nomor 32 tahun 2009, terutama yang menyangkut izin lingkungan. Ini salah satu tugas dari institusi tempat saya bekerja.

presentasi izin lingkungan

Membawakan Materi Tentang Izin Lingkungan

Tentu saja,membicarakan UUPLH 32/2009 ini kemudian berkaitan dengan regulasi dibawahnya. Mulai PP 27 tahun 2012 tentang Izin lingkungan, hingga Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2012.

Yang menjadi perhatian saya adalah, sebelum acara saya mendapat “bisikan” dari seorang senior di kantor . Beliau seorang kepala bidang yang juga mengetuai Tim Montoring yang baru saja menyelesaikan tugasnya memantau sejauh mana penaatan kalangan dunia usaha terhadap regulasi bidang lingkungan.

Intinya, beliau mengeluhkan rendahnya partisipasi dunia usaha atas kewajiban izin lingkungan. Beliau menginginkan,pasca materi yang saya bawakan nanti. Ada hasil yang signifikan lah terhadap penaatan aturan izin lingkungan ini.

Wah, ini tugas berat juga. Saya langsung kasak-kusuk. Slide yang tadinya sudah saya anggap final, saya bongkar lagi. Saya berikan tambahan di sana-sini. Goal saya pun berubah.

Tadinya saya hanya menargetkan, pasca mengikuti paparan saya, audien paham dan memiliki kesadaran untuk memathi regulasi izin lingkungan. Nah, “pesan sponsor” dari senior tadi merubah goal saya menjadi, audience bisa mengurus izin lingkungannya sendiri tanpa bantuan pihak lain. Termasuk pula mempersiapkan segala persyaratan untuk pemenuhan izinnya, misalnya menyangkut UKL-UPL dan SPPL. Ini untuk menekan biaya yang nantinya akan mereka perlukan.

Hasilnya? Belum bisa kita lihat sekarang. Karena jujur saja, hingga saat ini penaatan terhadap regulasi lingkungan masih dianggap sebagai pemborosan. Kalangan dunia usaha masih belum sepenuhnya memahami pentingnya penaatan terhadap regulasi tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s