TB Bisa Disembuhkan : Peluang Besar Untuk Sembuh

Komik By Wyuliandari

Komik By Wyuliandari

Tahun 2013 lalu, Indonesia mendapatkan Achievement Award dari Global Health USAID atas prestasi yang dinilai luar biasa dalam penanggulangan Tuberkulosis. Pencapaian ini tentunya menjadi suatu kebanggaan dan pelecut semangat untuk terus malakukan upaya-upaya penanggulangan bagi seluruh stake holder yang terkait di dalamnya. Bukan hanya pemerintah, namun juga masyarakat dan seluruh komponen lain mesti bersinergi untuk melakukan upaya penanggulangan lebih baik.

Namun demikian, hingga saat ini masih banyak tantangan yang masih harus dihadapi terkait masalah ini. Salah satunya adalah masih tingginya angka kejadian penyakit menular ini yaitu 460.000 kasus baru setiap tahunnya. Angka kematian akibat penyakit ini pun masih tinggi, setiap tahun terdapat 67.000 kasus meninggal. Ini berarti kurang lebih 186 orang meninggal per hari karenanya.

Mengapa TB di Indonesia masih sangat tinggi? Salah satu faktornya adalah, masih banyak yang berpikir bahwa penyakit ini sangat sulit bahkan tidak mungkin di sembuhkan.

Pandangan ini mungkin terbentuk karena masih tingginya angka kematian akibat penyakit menular yang satu ini.

TB Bisa disembuhkan! Buktinya…..?
Keberhasilan Indonesia mengatasi TB yang bahkan telah diapresiasi dunia internasional seperti di sampaikan di atas. Bukti lain, banyak kok pasien yang sembuh, seperti kisah Indah dan Pak Ihsan yang saya ceritakan di #Serial 1. Sudah banyak sekali contoh suksesnya.

Tidak Benar jika dikatakan TB tidak bisa sembuh, karena obatnya sudah ditemukan sejak lama. Tentu saja, dengan catatan, pasien disiplin melakukan pengobatan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di BP4 Tegal menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam menjalani pengobatan sembuh sebesar 83,6% dan yang tidak sembuh hanya sebesar 16,4%. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya tingkat keberhasilan pengobatan cukup tinggi.

Yang juga perlu diketahui adalah, mengapa pengobatanTB bisa gagal dan pada akhirnya berpotensi menyebabkan kematian? Masyarakat sangat penting untuk tahu, selain faktor yang mendukung kesembuhan juga faktor yang menyebabkan kegagalan untuk sembuh.

Faktor pertama adalah, lamanya pengobatan dan proses/tahapan pengobatan yang tidak diketahui dengan jelas oleh pasien. Waktu enam bulan bukan waktu yang singkat. Jadi apabila pasien tidak memahami dengan jelas bagaimana seharusnya proses penyembuhan dijalankan, bisa jadi dia akan berhenti minum obat ketika dirasakannya kondisinya mulai membaik.

Faktor di atas sebenarnya bisa diatasi dengan memberi penjelasan selengkap mungkin pada pasien. Juga dapat dibantu dengan kehadiran PMO atau Pengawas Menelan Obat. Jika terpaksa tidak menemukan PMO, keteraturan minum obat dapat diusahakan misalnya dengan:
• Menaruh obat pada tempat yang mudah terlihat
• Memasang alarm atau pengingat pada ponsel pada waktu-waktu harus minum obat
• Membuat jadwal yang dicentang saat obat selesai diminum

Pasien harus benar-benar dipahamkan bahwa mereka harus minum obat persis seperti apa yang dikatakan dokter atau perawat. Mereka juga harus diyakinkan bahwa harus menjalani pengobatan persis dalam jangka waktu yang ditentukan.

Faktor lainnya adalah adanya efek samping pengobatan yang tidak diketahui pasien. Sehingga ketika muncul efek samping tersebut, alih-alih berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, pasien menghentikan pengobatan.

Apa yang seharusnya diketahui pasien dan keluarganya tentang kemungkinan efek obat? Pasien harus di jelaskan untuk segera menemui dokter segera melihat efek samping yang serius yang tercantum di bawah ini dan bukan menghentikan pengobatan sendiri!
• urine berwarna coklat atau sangat gelap
• kulit atau mata kekuningan
• ruam di kulit
• mual, sakit perut, muntah
• kehilangan nafsu makan, tidak lapar
• demam selama tiga hari atau lebih
• gejala mirip flu (batuk, demam, nyeri)
• gatal
• nyeri sendi
• kesemutan atau mati rasa di sekitar mulut
• kesemutan jari tangan atau kaki
• penglihatan kabur atau berubah
• masalah memori
• denging di telinga

Peranan Sinar Matahari
Sinar matahari merupakan salah satu faktor penting dalam penanggulangan TB. Sinar matahari selain membuat mati kuman Mycobacterium tuberculosis, juga dosis tinggi vitamin D membantu pasien pulih lebih cepat.

Selama beberapa dekade sebelum antibiotik menjadi tersedia secara umum, sinar matahari digunakan untuk mengobati tuberkulosis. Pasien sering dikirim ke klinik Swiss untuk menyerap sinar matahari untuk penyembuhan. Sebuah studi baru telah menunjukkan bahwa dosis tinggi vitamin D membantu pasien pulih lebih cepat (Queen Mary, University of London ).

Faktor Pola Hidup

Tidak ada diet khusus dalam pengobatan penyakit ini, namun ada beberapa tips yang bisa membantu meminimalkan risiko dan gejala sehingga bisa membantu pasien mendapatkan kondisi secara umum yang lebih baik dengan lebih cepat. Tidak hanya diet, keseluruhan pola hidup harus dioptimalkan pula.

• Istirahat yang cukup dan teratur
• Berolahraga
• Stop merokok, hindari rokok, asap dan polusi lainnya.
• Hindari makanan penyebab alergi yang dapat memicu seperti batuk.
• Makan dengan teratur dan cukup makan bergizi
• Hindari makanan olahan seperti roti dan makanan yang kaya pasta dan gula.
• Hindari/batasi junk food dan makanan yang digoreng atau makanan olahan yang tinggi asam lemak trans, termasuk produk panggang seperti kue, kukis, donat dan banyak lagi.
• Hindari minuman berkafein dan beralkohol atau stimulan lainnya.
• Konsultasikan dengan dokter jika perlu mengkonsumsi obat lain diluar OAT

Stop Rokok!
Mengapa pasien harus stop rokok? Adakah hubungan yang signifikan dengan rokok? Berikut ini beberapa data yang saya dapatkan dari publikasi WHO.

• Merokok secara substansial meningkatkan risiko serta kematian akibat TB
• Lebih dari 20% dari kejadian TB global kemungkinan diakibatkan oleh merokok
• Merokok meningkatkan risiko penyakit ini lebih dari dua-dan-a-setengah kali lipat

Bagaimana dengan faktor pola makan?

Bagaimana pula hubungan dengan pola makan? Malnutrisi ditemukan pada banyak kasus Tb. Kekurangan unsur gizi tertentu juga merupakan faktor yang merugikan, karena akan menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan kuman penyakit.

Makanan bergizi akan memberikan kecukupan nutrisi dalam tubuh untuk melawan kuman.Makanan yang sesuai juga membuat pasien dapat hidup normal dengan berat badan ideal terhindar dari kehilangan berat badan yang berlebihan.

Bahkan,dahulu saat obat TB belum ditemukan, pasien dirawat dengan memberikan minyak ikan cod. Studi menunjukkan bahwa Vitamin A yang ditemukan dalam minyak ikan cod telah membantu mengobati penyakit dengan meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri.

Tips Pola Makan untuk Pasien TB

1. Makan berbagai macam buah dan sayur segar setiap hari
2. Untuk daging pilih yang tanpa lemak
3. Hindari lemak jenuh
4. Penuhi kebutuhan protein dari bebagai kacang-kacangan dan bebijian
5. Makan makanan yang mudah di cerna

Uraian di atas kiranya dapat lebih meyakinkan bahwa TB Bisa Disembuhkan. Dengan melakukan pengobatan yang disiplin sesuai petunjuk tenaga kesehatan dan juga mengoptimalkan faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, harapan kesembuhan pasien TB masih cukup tinggi.

Bagaimana Masyarakat Dapat Berkontribusi?
Sebagai warga masyarakat yang baik, apa yang bisa kita kontribusikan untuk memerangi penyakit menular yang satu ini?
1. Peka dengan keadaan sekitar, jika sekiranya ada teman, tetangga, kerabat atau lainnya yang menunjukkan tanda-tanda Tb, segera anjurkan untuk melakukan pemeriksaan
2. Berikan semangat pada orang-orang sekitar yang telah terdiagnosa. Yakin bahwa mereka pasti sembuh!
3. Kita bisa berperan sbg PMO bagi kerabat atau tetangga dekat yang terdiagnosa
4. Turut serta dalam kampanye, sebarkan informasi yang benar tentang TB, termasuk salahsatunya dengan mengikuti Lomba Blog ini

Yuk ikut berkontribusi 🙂

ikut kampanye yuk

Sumber-sumber:
www,who.int/tobacco/publications/health_effects
www,home-remedies-for-you.com/,
www,sciencedaily.com/,
www,journal.unnes.ac.id/,
www,lung.ca/,
www,depkes.go.id,

Catatan:
Komik kreasi wyuliandari, menggunakan ToonDoo

Iklan

20 thoughts on “TB Bisa Disembuhkan : Peluang Besar Untuk Sembuh

  1. evrinasp berkata:

    Mampir ah kemarih, TB memang bisa disembuhkan jadi jangan patah semangat, tuntaskan pengobatan hingga akhir, mak komiknya okeh punya, saya malah belom bisa 😛

    Suka

  2. wyuliandari berkata:

    Makasih udah mampir ya Mak.Monggo teh dan kudapannya diicipi. Ha…ha… dari serial dua pingin bikin komik mak. yang di seri dua acakadut banget hi..hi….maluu… yg ini agak lumayanlah meski masih banyak kekurangannya.

    Suka

  3. Imam Safrullah berkata:

    Benar mbak TB bisa disembuhkan.. Salah satu keluarga saya pernah kena, dan alhamdulillah saat ini udah sembuh.

    Dukungan orang2 terdekat, ini juga wajib ada.

    trima kasih 🙂

    Suka

  4. Blogs Of Hariyanto berkata:

    TB memang bisa disembuhkan, namun pasien juga harus disupport oleh orang2 disekitarnya untuk bersemangat menyembuhkan dirinya, dan info obat gratis untuk penderita TB harus benar2 sampai ke penderita….
    selamat berlomba ya…semoga menjadi yang terbaik….keep happy blogging always..salam dari Makassar 🙂

    Suka

  5. wyuliandari berkata:

    Iya memang Mak Niar, lelet adalah kendalanya.Ini bikin satu komik bisa semalaman kalau pas lelet. Mana masih amatir lagi nih. Makasih ya Mak 🙂

    Suka

  6. wyuliandari berkata:

    Betul Mak Chi, secara teori peluang sembunya besar. Namun dalam semua hal, faktor keyakinan juga turut menentukan. Terimakasih udah mampir 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s