Tika, Bu Dokgi Yang Doyan Nge-Craft

Tika ini adalah schoolmate saya sejak SMP sampai SMA. Waktu awal kenal di masa SMP dulu, saya terkesan banget dengan her beautifful tanned skin daaan… ampuunn wajahnya itu manis engak tanggung-tanggung. Waduh..pasti dia ge er baca ini.

Dokgi Yang Crafter
Dokgi Yang Crafter

Masa SMP hingga SMA kami sepertinya belum pernah sekelas, dan tak seberapa akrab juga sih. Paling juga Cuma say, haiii…. Lalu senyum. Udah gitu aja.

Tapi kondisinya berbeda sejak kami bertemu kembali dengan jasa fesbuk. Enggak tahu kenapa kami jadi akrab. Mungkin karena memiliki banyak kesamaan kali ya.

At least kami sama dalam hal warna kulit. Kami berdua sering ha..ha.. hi…hi chat dan menyebut kulit kami ini dengan sebutan : our beautiful tanned skin. Astagaaa… mau ngaku item aja sussyah bener sih mak?

Setahu saya dia dokter gigi. Paling tidak itu adalah kesimpulan saya sendiri, karena kabar terakhir selepas lulus SMA yang saya dengar adalah, Tika kuliah di Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Makanya saya heran aja waktu lihat, kok dia posting-posting foto craft? Apa udah banting setir ya dia? Tapi saya enggak merasa perlu bertanya urusan orang to?

Lama kelamaan saya tahu dia akti di sebuah market place luar, namanya Etsy. Wih… ngiler saya lihat hasil karyanya di sana. Aplikasi berbahan flanel lucu-lucu…. Sayang dia mah pelit, gak pernah saya dikirim satuuuu aja.

Produk Yang Laris Manis di Etsy
Produk Yang Laris Manis di Etsy

Ternyata Tika banyak sekali mengerjakan order dari luar negeri, bo! Jumlahnya juga termasuk fantastislah untuk ukuran produk yang harus diproduksi secara handmade. Mbayangin pegelnya tangan dia jika harus mengerjakan 700 aplikasi, coba. Semua dijahit tangan. Noted!

Lama-lama saya usil juga. Pingin tanya-tanya. Lalu kemarin saya inbox dia.

“Tik, dikau lulus kedokgi unair kan? Kenapa gak buka praktek? Mulai kapan ngecraft?” saya memberondong dengan rentetan pertanyaan.

Lalu dia membenarkan, memang masuk UNAIR tahun 97, sama dengan tahun saya masuk ITS. Sempat keja dan buka praktek, tapi kemudian pasca lahiran anak pertama tak tega ninggal anak, katanya.

Maka nge-craft kemudian jadi pilihan untuk mengisi kekosongan peralihan dari Working Mom menjadi stay at home mom. Kata dia sih, sebenarnya nge-craft Cuma buat kepuasan batin aja!

Produk Yang Diminati Pasar Domestik
Produk Yang Diminati Pasar Domestik

Untuk saat ini Bu Dokgi Tika ini mengaku masih jenuh dengan pasar luar. Heran deh…ada ya orang bosen ama dollar. Ha..ha…Sekarang sedang beralih ke pasar domestik.Hanya mengandalkan BB dan FB, pemasarannya lumayan juga, katanya.

Enggak heran sih, menurut saya produknya memang standar ekspor. Oh ya, saya sempat menjadikan produknya untuk hadiah Quis Kecil saya, akhir pekan kemarin.

Saya melihat garapannya rapi banget. Mungkin dia menjahitnya se hati-hati saat mengebor gigi pasien kali yaa…
Ok, Tik. Sakseiss yaaak!

Gambar-gambar : Facebook Nur Atikah Santhi

9 tanggapan untuk “Tika, Bu Dokgi Yang Doyan Nge-Craft

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s