Kiat Meraih Hati Konsumen Ala Lachosina

Lachosina 3

Teman-teman yang perempuan pasti sudah sangat familiar dengan benda-benda seperti hanging bag organizer, hijab organizer, rak multifungsi, HP Organizer, dll. Yak, hari gini semua-mua serba di tata, supaya mudah mencarinya. Sampai baju dalem pun dibikinin organizer.

Berbagai organizer ditawarkan di pasaran. Yang demen belanja online pasti hapal banget. Banyak sekali OL shop yang menawarkan item ini. Model, bahan, warna serta harga, sangat bervariasi. Meski mungkin, ada juga teman yang pernah kecewa, membeli organizer di toko online yang ternyata barangnya tak sebagus fotonya. Bahannya kurang baik, jahitan dan potongannya kurang rapi dan presisi.

Semua itu tak akan terjadi insyaallah, jika teman memilih organizer Lachosina. Jujur nih, bukan karena Mbak Silma Lachosina sang owner adalah teman saya di komunitas Ibu-ibu pebisnis. Saya sudah melihat berbagai item keluaran Lachosina, dan memang, dari bahan hingga pengerjaannya cukup apik.

Penasaran dengan Lachosina? Bagaimana bisnis rumahan ini mampu eksis dan bahkan makin melesat di tengan persaingan dikalangan produk serupa? Yuk ikuti ngobrol-ngobrol santai saya dengan Mbak Silma Aprillia, nyonya owner Lachosina. Oya, Lachosina ini adalah bisnis yang bermarkas di Kota Semarang, kota kelahirannya Pak Suami.

Lachosina 4

Tanya:

Mbak Silma, cerita dong awal berdiri lachosina, dan kenapa namanya lachosina?

Jawab:

Lachosina berdiri tahun di tahun 2011 Mbak, dan dipilih nama Lachosina karena itu adalah singkatan nama keluarga kami.

Lachosina 1

Tanya :

Kalau untuk proses mulai desain, produksi, sampai pemasaran, bagaimana Mbak?

Jawab :

Desain pola dan produksi saya serahkan ke penjahit saya. Saya hanya kontrol tiap seminggu sekali. Pemasaran selama ini hanya online, offline sebagian penjunjang saja. Media bbm dan facebook. Untuk sosmed lainnya sedang dipelajari.

Lachosina 2

Tanya:          Saya dengar Lachosina pernah mengalami masa-masa suram. Apa kiat Mbak Silma untuk bangkit kembali, pasca kondisi sulit?

Jawab:

Saya sadar seorang pebisnis itu memang harus siap untuk rugi. Itu yang pernah saya alami. Dan untuk bangkit dari keterpurukan saya mulai menata yang utama adalah hati saya. Hati saya saya mantabkan untuk tetap kuat hadapi up and down bisnis saya ini. Mulai menata keuangan, membuat bisnis plan dan kembali menghubungi reseller-reseller yang dulu. Mulai membangun kepercayaan konsumen dan berusaha memberikan servis terbaik biar konsumen mau belanja lagi di Lachosina. Saya juga pakai mentor untuk kali ini, yaitu Teh Indari mastuti. Benar-benar dampingi pergerakan bisnis ini. Dalam sebulan omset naik 100%.

Tanya:

Produk serupa yang diproduksi Lachosina kan banyak sekali di pasaran, Mbak. Apa resep untuk terus meraih hati konsumen?

Jawab:

Service memuaskan, memberikan garansi produk, penggunaan bahan dengan kualitas premium. Lachosina jelas mengedepankan kepuasan konsumen Mbak. Salah satunya fast respon dan bersikap seramah mungkin. Membuat konsumen nyaman, dan menganggap konsumen adalah sahabat.

Nah, mungkin ada yang ingin tahu lebih lanjut tentang produk-produk Lachosina? Bisa kepoin FP nya di sini:  mau belanja, atau mau sekalian jadi reseller, bisa banget!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s