Menikmati Tulisan Bergizi Zia Subhan

Zia Subhan 1

Satu lagi teman blogger yang baru saya kenal saat program Arisan Link Blogger Perempuan ini. Kemane aje Mak?? Ha..ha.. ya… blogger kan sangat buanyaaakkkk…. *alesan

Sebenarnya, Zia memiliki dan mengelola dua blog. Satu blognya bernahasa Indonesia, dan satu blog lagi yang akan saya ulas di sini adalah blog berbahasa inggris. Wow, keren!

Di blog bernuansa musim gugur ini, Zia menulis banyak hal. Ini bisa dilihat di katagorinya yang beraneka ragam, mulai dari Children Development hingga Review. Kekuatan dari blog ini, menurut saya adalah pada kekuatan tulisannya. Zia menulis banyak sekali blogpost yang sangat menginspirasi. Beberapa diantaranya bahkan terasa menggedor-gedor kesadaran dan hati nurani. Inilah beberapa tulisan bergizi dari Zia yang menjadi kesukaan saya.

1. Teaching Our Children About Ramadhan

Zia Subhan 3

Tulisan terbaru nih, dan saya lumayan tersadarkan oleh tulisan ini. Akhir-akhir ini saya memang terhitung jarang berbicara agak serius dengan Asa terutama. Anak bujang ini memang sedang ada di masa memberontak, yang kalau dikasih tahu apa-apa langsung mental. Akhirnya, daripada ribut, saya memilih banyak diam aja. Hiks…Duh..duh… saya rupanya harus kembali cari strategi bagaimana cara berbicara dengan nya. Mumpung Ramadan masih tinggal beberapa hari lagi.

2. Disability And Social Stigma

Zia Subhan 4

Bicara soal disabilitas, bagi saya selalu menjadi soal menarik. Bangsa ini masih punya sederet PR untuk membereskan banyak hal soal disabilitas. Zia mengulasnya dengan bernas di tulisan ini. Semoga saja ada pembuat kebijakan yang kesasar ke blognya Zia dan membaca tulisan ini.

3. Let The Children play
Lagi-lagi soal anak. Vito, putra Zia memang masih sangat kecil dibanding anak-anak saya Raniah yang sudah 9 tahun dan Asa yang dikit lagi 11 tahun. Tapi, bagaimanapun anak-anak tetaplah anak-anak. Saya juga merasa sedang diingatkan. Kebetulan sebelum membaca tulisan ini, saya berada dalam beberapa moment yang seolah membuat saya sadar, Hai… anakmu tetaplah anak-anak.

Zia Subhan 5

Ceritanya, beban kerja akhir-akhir ini, ditambah tanpa ART membuat saya menangani anak-anak dengan sedikit saja toleransi. Saya maunya se..set wettt. Apa apa harus cepat, tepat dan beres. Aih… saya tersadar waktu raniah tidur dan saya melihat mainanya yang belum dibereskan. Di atas meja bermainnya, ada napkin (properti motret saya), diatasnya dijejer-jejer binatang mainan dalam posisi tidur. Di situ saya sadar… eyalahhh… anakku masih kecil  hiks… dan saya tanpa sadar membebankan tanggung jawab yang terlalu berat pada mereka.

4. Breast Cancer Awareness
Tulisan-tulisan soal kanker selalu menarik perhatian saya. Banyak hal yang selalu ingin saya kontribusikan bagi pencegahan dan penyembuhan kanker melauli blog saya satunya. http://www.widyantiyuliandari.com

Kalau disana saya “ngotot” mengedukasi soal pola makan sehat dan pola hidup sehat secara keseluruhan, ini karena saya sudah sangat sering melihat banyak hal yang telah dirampas sesuatu bernama kanker.

Zia menulis untuk kampanye breast cancer awareness yang digagas Mama Bo, yang saya juga mengikutinya. Dalam tulisan ini bisa diikuti bagaimana perjuangan mama Bo sembuh dari kanker. Bagaimana dukungan orang-orang tersayang, telah menjadi energi untuk sembuh. Menyentuh sekali…

5. Taking Kid To The Bookstore
Menarik sekali menyimak tulisan ini. Dalam tulisan ini, Zia mungkin mirip dengan saya. Kami memperkenalkan buku kepada kedua anak kami sejak sangat dini. Dan quote dari Zia sangat cocok dengan kondisi kami.

Zia Subhan 7

“Everyone is a reader
Some just havent found their favorite books yet”

Ha..ha.. ini Kak Asa banget. Meski sama perlakuan dan pengenalannya ttg buku, Kak Asa dan Mbak Raniah memiliki kemajuan yang berbeda. Kalau saat ini Kak Asa baru dalam tahap minta dibelikan buku, lalu senang saat dibelikan buku, lalu mengumpulkan koleksi buku-bukunya dan paling pol menyusun-nyusun buku-bukunya. Ha..ha… kadang geli ngeliatnya.

Sedang adiknya? Justru berkebalikan. Gadis kecil ini, kalau kami ajak ke Gramedia Jember (1 jam dari kota kami) dan hanya kami belikan 2-3 buku, sampai rumah buku tersebut sudah habis dibacanya. Dan lalu dia uring-uringan lagi karena tidak mendapat bahan bacaan baru lagi. Ha..ha…

Itu beberapa tulisan yang saya suka dari blog Zia yang berbahasa inggris. Sebenarnya masih banyak tulisan-tulisan bernas lagi di sana. Jadi yang penasaran, langsung saja cuss … eh jangan salah, ke : http://www.zeelhouette.com/

Mengunjungi Nunu Amir Blog

Mengunjungi

Nunu Amir …
Kok sepertinya saya familiar dengan nama ini ya. Ternyata, setelah diingat-ingat, saya memang sudah beberapa kali berkunjung ke blognya. Lupa tepatnya kapan.

Maka, sudah pasti saya tuntaskan rasa penasaran dengan membuka bagian “about” di blog ini. Dan… jreng…jreng… Nunu demikian panggilan akrabnya, begitu lugas memperkenalkan diri pada pengunjung blognya. Bagian ini ditulis lengkap berikut portofolionya. Nunu ternyata sudah menulis banyak buku antologi dan sedang menulis buku solo juga. Diapun kerap memenangi lomba blog.

Yang penasaran, langsung meluncur ke Nunu Amir Blog yaaa

Lanjut nengok-nengok tulisan per katagori. Nunu rapih ih! Gak kaya saya yang katagorisasi blognya masih rada acakadut. Blog nunu mah rapi jali. Ha..ha… trus saya coba lihat per katagori. Klik di bagian “reportase”, aihh… nemu tulisan-tulisan kece di sana. Misalnya nih :

http://www.nunuamir.com/2016/04/upgrade-ilmu-blog-di-blogholicid-bogor.html

Dan ….
Ya ampun.. kok baru sekarang saya sadar, ternyata Nunu juga satu komunitas di IIDN. Kemana saja saya selama ini? Kemana…? kemana? *lebay

Coba saya buku beberapa katagori yang ada. Ada katagori Berbagi, Traveling, Kuliner hingga Books. Wow…. kulinernya itu bikin ngecess ya. Tolong ya…tolong! Ha..ha… contonhnya ini nih, pas Nunu cerita soal coto. Meski bukan penggemar coto, tapi jadi laper mata ngeliat foto-fotonya.

nunu amir kuliner

Blog ini juga sudah memasang disclosure, rupa-rupanya Nunu udah serius memonetize blognya. (*lalungumpetdikolong ) malu euyy … ahhhh…. kedua blog saya belum saya pasang disclosure. Kayaknya belum mantap-mantap dengan redaksional disclosure yang sudah sejak beberapa waktu lalu coba saya susun. (Mak, sebenernya lu bikin disclosure pa surat cinta?!)

Oke deh Nunu, keep blogging ya. Tetap semangat, meski sekarang dunia persilatan lagi geger. Eh? Dunia per-blogging-an, maksudnya. Hayuklah kita tetap semangat dan ngeblog dengan hati senang.

Terpesona Tulisan Rani Yulianty

Rustic Mornings

Mencari pengetahuan dan pencerahan itu bisa di mana saja. Berbincang dengan teman atau pasangan, ikut seminar dan semacamnya, baca buku yang bagus dan… kalau buat blogger kaya saya ya blogwalking. Setiap kali BW, ada…. saja hal-hal baru, hal menarik, menghibur atau apapun yang itu menambah makna bagi diri ini. Ciyeeehhh… Lanjutkan membaca “Terpesona Tulisan Rani Yulianty”

5 Hal Tentang Echa

Header Blog Cerita Echa

Ada banyak hal yang bisa diambil dari blogwalking. Dapat teman baru, nambah keakraban dan maaaakin membuat batin kita kaya. Kaya dengan mereguk banyak hal positif yang bisa dipelajari dan diambil hikmahnya dari sesama blogger. Blognya Echa salah satunya. Buat yang belum tahu bisa ke www.echaimutenan.com

Tadinya enggak kenal Echa, lalu secara tidak sengaja menemukan blognya di grup FB komunitas yang sama-sama kami ikuti. Lalu seiring waktu, makin banyak hal tentang Echa yang baru saya tahu.

Lanjutkan membaca “5 Hal Tentang Echa”

Mom Of Trio, Partner Edukasi Pola Makan Sehat

http://www.ophiziadah.com/2015/04/mom-of-trio-1st-giveaway.html

Blognya Mak Ophi ini saya kenal sekitar setahunan lalu, ketika saya mulai bergabung dengan KEB, komunitasnya emak-emak blogger yang super keren. Saya termasuk sering berkunjung ke blog Mak Ophi, meski tak selalu meninggalkan “tanda mata” berupa komen di sana. Maklum, koneksi internet blogger ndeso sepeti saya ini terkadang tak bisa diajak kompromi.

Lanjutkan membaca “Mom Of Trio, Partner Edukasi Pola Makan Sehat”