Sarapan Praktis dan Sehat Ala Food Combining

Sebagian orang memulai aktifitas paginya dengan “bahan bakar” sarapan. Sebagian lagi merasa cukup hanya dengan minum secangkir kopi atau teh . Sebagian lagi beralasan, “kalau sarapan saya mudah mengantuk”. Sebenarnya pentingkah sarapan pagi itu?

Ibaratkan mesin, tubuh kita perlu bahan bakar untuk beraktifitas. Sarapanlah sumber bahan bakar tersebut, yang memberi tubuh energi dari pagi hingga siang hari, saat tiba waktu makan siang. Tubuh yang tercukupi energinya dapat beraktifitas dengan nyaman, dan penuh konsentrasi. Di lain sisi, sarapan pagi juga membuat perut kenyang, sehingga saat waktu makan berikutnya tak terpacu untuk makan dengan “kalap”.

Meski penting arti sarapan, sebagian orang masih enggan sarapan. Repot dan tidak ada waktu menyiapkan, juga kekhawatiran akan ngantuk jika sarapan, itu alasannya. Sebenarnya, jika dua hal tadi alasan untuk tidak sarapan, ada cara untuk mengatasinya. Ya, sarapan buah ala penganut food combining.

Penjelasan singkat FC
Food combining sebenarnya bukan hal baru. Rekam jejak tertua menyebutkan prinsip-prinsip dasar food combining telah dilakukan dengan penuh kepatuhan oleh Suku Bangsa Essene di Palestina. Mereka makan makanan mentah, juga tidak mencampur terlalu banyak makanan dalam sekali makan. Mereka juga rajin berpuasa dalam waktu tertentu. Ditengarai, karena kepatuhan terhadap pola makan tersebut, suku bangsa ini memiliki kesehatan yang prima serta umur yang sangat panjang.

Seiring perkembangan jaman, dan perkembangan penelitian di dunia nutrisi, food combining mengalami perkembangan.Cara makan food combining yang banyak dipraktekkan saat ini mengacu pada paling tidak tiga hal: apa yang dimakan, kapan dan bagaimana memakannya. Untuk poin yang pertama, apa yang dimakan? Food combining tidak berpantang makanan tertentu, hanya menganjurkan kecukupan buah, sayur segar serta bahan alami lainnya dan meminimalkan makanan beraditif. Kapan dan bagaimana makanan itu dimakan, mengacu pada ritme sirkadian tubuh dan padu padan serasi dan tak serasi dari tiap unsur makanan.

Sarapan versi Food Combining
Berdasarkan ritme alami tubuh, jam sarapan bersamaan waktunya dengan siklus buang (siklus buang pukul 04.00-12.00). Pada fase ini, energi akan lebih banyak yang dialokasikan tubuh untuk membuang sisa metabolisme serta tumpukan makanan pada usus besar. Maka dipilihlah buah sebagai sarapan. Karena buah mudah dicerna dan fruktosa dalam buah mampu menyediakan energi untuk tubuh. Jadi sederhanya, energi didapat, dan konsentrasi tubuh untuk melakukan pembuangan juga tak terganggu dengan proses cerna yang juga membutuhkan energi.

Apakah kenyang makan buah, tak mudah lapar?
Soal mudah lapar setelah sarapan buah, itu pasti. Karena buah sifatnya sangat mudah cerna. Maka dari itu food combining menganjurkan makan buah secara repetitif atau berulang. Hanya saja, perhatikan cara makannya. Makan pelan-pelan, pastikan makanan terkunyah dengan baik dan air ludah telah optimal menyaluti makanan, baru telan.

Sarapan buah? nanti malah sakit perut!
Banyak orang berpendapat, makan buah dalam keadaan perut kosong dapat menyebabkan iritasi pada saluran cerna. Itu pandangan umum. Sayangnya itu hanya mitos. Apalagi dalam food combining, ada aturannya memilih buah. Buah yang disarankan adalah buah manis, berserat dan berair, contohnya: pepaya, mangga, salak, apel. Buah lokal sangat dianjurkan. Alasannya, buah lokal jarak tempuhnya jauh lebih pendek daripada buah impor, pastilah segala macam pestisida juga lebih sedikit. Jarak tempuh yang pendek juga berarti zat gizi dalam buah belum banyak berubah/rusak, jadi lebih sehat. Kecintaan pada buah lokal juga menunjukkan sikap keberpihakan pata petani kita dan produk dalam negeri.

Manfaat Sarapan Buah
Yang jelas dengan menjadikan buah sebagai sarapan, lebih mudah bagi kita untuk mengatur asupan makanan hingg dapat memenuhi kebutuhan buah minimal harian. Dua hingga empat porsi buah yang disarankan untuk dikonsumsi dalam sehari, sangat mudah untuk dipenuhi jika kita mengikuti pola makan ini. Bandingkan jika buah dikudap sebagai pencuci mulut. Yang ada perut sudah keburu kekenyangan oleh menu utama.

Sifat mudah cerna dari buah, juga membuat tubuh menghemat energinya. Energi untuk mencerna bisa dialihkan sebagai energi untuk mendukung aktifitas seharian. Efeknya, tubuh lebih segar dan tak ada lagi rasa kantuk yang dijadikan alasan enggan sarapan.

Sarapan buah juga sangat praktis, hanya tinggal cuci, potong atau kupas. Siapa yang masih merasa sarapan itu merepotkan? Sarapan ala food combining saja! Sehat, namun antirepot.

37 tanggapan untuk “Sarapan Praktis dan Sehat Ala Food Combining

  1. Aku malah jarang bauanget ngejus mbak. Males ribetnya #halah alesan.
    Biasanya aku buah potong ajah, dan prefer yg lokan. Ha..ha selain sehat,murah, juga nasionalisme dooong🙂

    Suka

  2. Kalau buah lokal kayak semangka, pepaya, salak, manggis. Pokoknya kriterianya manis, berair, berserat. Jangan buah nangka, cempedak atau duren.

    Suka

  3. Mbak July, kalau food combining itu buah eksklusif mbak. Jadi tidak dicampur dengan sayur atau lainnya. Terimakasih atas kunjungannya🙂

    Suka

  4. buah memang paling bagus ya dimakan sebelum makan makanan yg lain apalagi klo buat sarapan. hanya sja memang mengubah kebiasaan itu tidklah mudah tapi jika dicoba dan dimulai rasanya masih ada harapan🙂. Kami sukanya makan pisang kalau di rumah. Anakku yg baby doyan sekali makan pisang pagi2🙂 meskipun kita belum rutin melakukannya

    Suka

  5. Pisang memang paling tepat rasanya kalau untuk FC-ers pemula mbak. Mantap dan kenyang. Meskipun sebenarnya pisang tidak dianjurkan untuk sarapan pertamakali. Namun dibanding sarapan yg berat-berat, rasanya pisang masih jauh lebih oke. Hidup Pisang #eh?

    Suka

  6. kalo aku sih pilih pepaya sama apel aja buat sarapan ala food combining, kalo salak dan mangga utk makan di siang hari ^^
    salam kenal ya mak Widya..

    Suka

  7. Salam kenal kembali mak Arifah. Yang penting variatif ya, agar tubuh dapat semua unsur yg dibutuhkannya. Terimakasih sudah berkunjunga,Mak🙂

    Suka

  8. Bener makkk….aku juga suka sarapan buah, dengan syarat ada roti juga.. hehe
    soalnya buah doang nggak membuatku cukup kenyang, walau sebanyak apapun dimakan.
    Tapi soal nutrisi buah buat sarapan itu emang tidak perlu diragukan lagi…
    🙂

    Suka

  9. Hai mb nunung, di atas dituliskan, bahwa memang buah sangat mudah cerna. sangat wajar kalau cepat lapar, jadi disarankaan makan berulang-ulang, kalau pemulabiasanya sejam sekali udah laper🙂

    Suka

  10. dear sofia, thks udah mampir ya. fyi. kalau dalam food combining, buah dicampur unsur lain,misalnya roti malah menyebabkan pembusukan,makanannya tidak tercerna sempurna, dan gasnya bikin perut kembung ndak nyaman🙂

    Suka

  11. tahun lalu aku sarapannya buah dan jus buah (hehe lagi diet soalnya jadi nerapi pola makan raw food). Eh, malah drop dan pingsan pas lagi jogging di taman. Hasil pemeriksaan ternyata aku kurang kalori.

    Suka

  12. Duhh….sampai begitu ya mbak Anita. Turut prihatin. Bagaimana bisa begitu ya? Apa full buah dan sayur saja seharian? Tanpa karbo dan protein mungkin?

    Suka

  13. Monggo dicoba PakDe. Terus terang, selain alasan kesehatan ini juga alasan kepraktisan PakDe. Maklum, emak-emak PNS yang harus apel pagi jam tujuh tet. Jadi pagi selalu terbirit-birit. ha..ha…

    SAlam Hangat dari Bondowoso.

    Suka

  14. Terima kasih mbak atas tulisannya yg sangat mencerahkan, namun saya mempunyai satu pertanyaan. Dari kecil saya telah terbiasa minum susu setiap pagi, apakah dengan menerapkan FC hal tersebut harus dihentikan dan kapankah waktu yg tepat untuk mengkonsumsi susu? Terima kasih.

    Suka

  15. Dengan berbagai sebab, susu tidak masuk dalam juklak FC. Boleh dikonsumsi sesekali saja sebagai makanan rekreasional.

    Suka

  16. Assalamu alaikum…mbak…aq tertarik tentang FC ini tp blm faham betul….bangun pagi minum si JUPE trus sarapan buah maks.pk. 12.00….(mohon dikoreksi bila salah ) nah setelah itu boleh makan tp menu harus di combine contoh nya seperti apa ?

    Suka

  17. waalaikum salam Luis. Iya betul bangun tidur langsung jeniper. Di jeda, lalu sarapan buah. Sarapan buah bisa beberapa kali sampai kira2 satu jam sebelum makan siang.

    Makan siang dan makan malam makan biasa aja, HANYA JANGAN campur karbo samaprotein hewani. Jadi kalau mau makan pretein hewani ya ditemani sayur2an. Kalau ingin makan nasi atau karbo lainnya,lauknya ya harus protein nabati seperti tahu-tempe, jamur, polong2an,kacang2an, dll.

    Suka

  18. halo mba wyuliandari salam kenal, sebenarnya BB ku tergolong ideal 55-56 kg utk tinggi 166 cm, cuma pengen nurunin 5 kg lagi aja, newbie di FC, biasanya aku sarapan oatmeal pake susu n minum kopi rendah gula, mau nanya kalo FC udah ga boleh minum susu or kopi ya? kalau oatmeal
    apa masih boleh dimakan? mau coba sarapan buah, mudah2an cukup berenergy, soalnya kalo makan oatmeal jam 4 pagi baru laper jam 12 siang, siang baru makan buah, malam baru makan lengkap (nasi satu sendok saja), mohon pencerahannya mba, makasih🙂

    Suka

  19. Dear Mbak Regina, maafkan begitu lama mereply. Hi..hi baru balik liburan. Susu sebaiknya tidak lagi dijadikan minuman rutin, karena berbagai alasan (kelak akan saya tulis). Kopi juga, bukan substansi yg tepat buat dikonsumsi rutin.Sesekali sih oke😀 Oatmeal tidak disarankan karena bagaimanapun sudah termasuk makanan prosesan. Salah satu dasar FC adalah ritme sirkadian. Jadi mengapa buah diletakkan di pagi hari, juga karena sesuai ritme sirkadian dan sifat mudah cernanya. Jadi kalau di oper siang justru jauh dari konsep FC. Nasi tidak harus sangat strict dibatasi. Pilih saja nasi dari beras yg lebih sehat. Misal beras merah, beras hitam atau brown rice organik, pastikan porsi sayur tetap dominan.Setahu saya demikian Mbak regina. cmiiw

    Suka

  20. Mbak saya mau tanya,, anak saya pernah terserang demam trus saya bawa ke dokter katanya gejala tipes jadi ga boleh makan buah2an dulu. apa itu benar?lalu bagaimana dengan sarapan buahnya kalo ga boleh dikonsumsi?

    Suka

  21. Sebenarnya tidakada alasan melarang makan buah, dalamkondisi sakit. Justu saat sakit tubuh butuh banyak tambahan enzim yang salah satu sumber terbesarnya ya buah itu.Pastikan saja buah dikonsumsi secara benar (dalam kondisi perut kosong) dan pilih buah yang tidak ekstrem rasanya. Pastikan pula optimalkan kunyahan. Jika perlu, bisa pula dijus.

    Suka

  22. Manusia sangat dianjurkan untuk makan pagi alias sarapan.
    Emak juga selalu menyiapkan sarapan bagi saya sejak kecil, umumnya nasi dan lauk-pauk.
    Saya makan buah untuk sarapan hanya jika sedang bermalam di hotel hehehehe
    Sepertinya saya harus mencoba makan pagi dengan buah segar agar semakin sehat
    Terima kasih tipsnya yang sangat bermanfaat
    Salam hangat dari Jombang

    Suka

  23. mbak kalo kopi bagaimana mbak ?…kepala nyut2 nih kalo pagi ngga nyruput kopi….gulanya dikit sih…kopi hitam pahit2 gituu….

    Suka

  24. nice share mba.jadi tertarik utk membiasakan fc…

    tapi saya ada pertanyaan.kalau sedang dalam posisi sakit atau hamil dan harus minum obat+vitamin yg 3x sehari gimana ya mba? kan kalau minum obat pagi,,berarti paginya jg harus sarapan nasi dulu (pandangan umum masyarakat dan dunia kedokteran sampai sekarang).

    Suka

  25. Wah terimakasih mbak buat infonya…aku bru coba fc, kebetulan lanjutan dri proses diet GM yg aku coba. Atas saran instruktur yoga, aku coba fc. Hasilnya, alhamdulillah…meskipun berat badan gak lngsung turun bnyk tpi aku ngerasa badan lebih segar dan ringan, gak gmpng lelah…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s